**Kubuka lagi pintu rumah maya ini. Assalamualaikum! Kupandangi sekelilingnya, seraya mencoba mengingat berapa lama tidak berkunjung kesini. Kunikmati salah satu sudutnya yang terlihat mulai berdebu. Dan jari-jemariku pun mulai menari**
Berawal dari pesan Mbak Farda Semanggi di grup IIP Surabaya 3 tentang program ini. Seperti terkena medan magnet, akhirnya "tertarik" masuk sekaligus memberanikan diri untuk ikut menantang nyali di program ini, hehehehe
Yang bikin tambah seru lagi adalah dua hari menjelang penutupan pendaftaran, Ibu Septi Peni Wulandani (Founder Institut Ibu Profesional) hadir menyapa kami dan ikutan uji nyali di program ini. Waaahh..asyiiiik! Serunya tuh disini! ;)
One Day One Post for #99days. Ide yang bermula dari obrolan para bunda hebat di Institut Ibu Profesional Bandung 2, akhirnya menjadi sebuah program nasional yang menjadi wadah kami untuk menulis. Inilah tempat kami mencurahkan isi kepala juga isi hati, serta tempat kami berbagi kisah juga hikmah dari setiap perjalanan kami menempuh medan perjuangan di berbagai lini selama 99 hari. Berikut adalah gambaran tentang program ini :
One Day One Post – ODOP for #99days.
Kegiatan ini akan dimulai pada pekan pertama Januari (Senin, 4 Januari 2016) selama 20 minggu hingga minggu kedua Mei (Kamis, 19 Mei 2016). Setiap hari dari Senin hingga Jumat, kita akan sharing tulisan hari itu pada posting yang disediakan admin. Jumat dan Sabtu akan libur posting dan bisa kita pergunakan untuk mereview tulisan dan menambah wawasan dengan banyak membaca. Silahkan teman-teman membuat perencanaan masing-masing untuk kegiatan 20 minggu ini.
Teman-teman bebas untuk menentukan:
- Apa yang mau ditulis (mau resep masakan, dokumentasi kegiatan anak-anak, review tempat-tempat bagus, atau sekedar curhat harian),
- Berapa panjangnya (mau cuma 5 kalimat per hari, 500 kata per hari, atau sampai 1 artikel lengkap perhari),
- Kapan mau menulis (bisa menyediakan waktu menulis khusus 30 menit sehari atau cuma bisa disela-sela jaga anak-anak)
- Apa target yang ingin dicapai (dalam #33days harus bisa menulis rutin, dalam #66days harus punya beberapa artikel bagus, dan dalam #99days punya 1 buku misalnya).
Feel free to customized your need. Kita disini sekedar menyediakan wadah untuk melatih kebiasaan menulis.Tidak ada yang akan mengajarkan apapun. Tapi kita bebas untuk saling berdiskusi dan bertanya.
FAQ – Frequently Asked Questions
Kenapa harus setiap hari?
Setiap kebiasaan baru yang ingin dibentuk sebaiknya dilakukan on daily basis. Kalau seminggu sekali atau seminggu 2x rasanya masih kurang.
Para penulis terkenal rata-rata menulis on daily basis. Asal tahu saja, Sastrawan Indonesia Agus Noor, punya kebiasaan menulis 5 jam setiap hari. Bahkan JK Rowling atau Enid Blyton punya jam menulis 8-10 jam sehari.
Kenapa harus #99 hari?
Sepertinya ini angka tepat untuk memasukkan kebiasaan baru ke alam bawah sadar. Diharapkan setelah 99x, menulis sudah otomatis kita lakukan seperti tidur dan makan.
Berdasarkan pengalaman berlatih sampai 30x untuk beberapa hal, ternyata belum cukup untuk menjamin jadi kebiasaan yang rutin.
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kebiasaan baru terbentuk setelah 60x. Namun kebiasaan 60x sepertinya baru sampai kebiasaan sadar. Perlu sampai 99x untuk bisa masuk ke alam bawah.Seperti kata Ippho Santosa dalam bukunya 7 Keajaiban Rejeki (Elex Media, 2010). “Selamat mencoba keajaiban demi keajaiban. Dan tunggulah perubahan besar selama 99 hari atau kurang. Semoga kesuksesan segera menghampiri kita – Ma Dao Cheng Gong.”
#33days pertama
- detoks
- rasa tidak enak
- pemaksaan yang berat
- ada faktor keberuntungan pemula
#33days kedua
- mulai merasakan manfaatnya
- mulai lebih ringan
- jika masih terasa berat, mungkin perlu dicek lagi latar belakangnya. Bisa jadi kebiasaan ini memang tidak perlu dan tidak cocok buat kita.
- mental menang bohongan
- menganggap remeh
- rasa bosan- masa kritis di perulangan ke 40-60 an.
#33days ketiga
- mulai otomatis ala robot
- masuk ke alam bawah sadar
- blended dengan perilaku sehari-hari.
- mission accomplised, selamat datang kebiasaan baru!
Kenapa harus rame-rame?Kalau sendiri kita cenderung lupa dan malas. Harapannya, kalau rame-rame kita jadi dapat ketularan energi teman lain.
Apa yang akan ditulis?
Sebagai pemula, target tulisan boleh diatur sendiri.
Apa hukuman kalau tidak posting?
Hukumannya jelas, ikhlaskan saja keinginan untuk melatih kebiasaan menulis menjadi sekedar keinginan yang mungkin tidak akan pernah terwujud. Jangan lupa, ini sekedar WADAH melatih kebiasaan menulis harian.
sumber : grup fb One Day One Post for #99days
Emang udah gape' nulis? Ah, nggak usah terlalu dipikirin! This is a challenge! Dijalani, dinikmati, disyukuri! Tiga kata yang selalu menjadi pemantik semangat tiap tantangan yang dihadapi.
![]() |
Dijalani? Yup benar, memang harus dijalani jika ingin membuat sistem autopilot menulisnya bekerja dengan baik. Dinikmati? Tentu saja, memang bakal nikmat bisa membaca ratusan tulisan penuh variasi dari para bunda hebat setiap hari. Disyukuri? Jelas dong, memang harus bersyukur karena nantinya bisa menemukan berbagai ilmu yang dirajut para bunda dalam untaian kata penuh makna. Bersyukur pula bisa menjalin silaturahmi yang bertaut melalui jari jemari. :)
Bismillah! Berangkat dari semangat, lanjut berjuang untuk berbagi manfaat! Sharing is caring. :)
**uhuk-uhuk**
Hhhmmm..sepertinya debu di rumah ini mulai mengganggu pernapasan. Segini dulu yak! Mesti buru-buru bebenah nih! Siapa tahu ada yang bertandang, sekadar menikmati cemilan sederhana yang sudah disediakan. ;)
**kuamati lagi sekeliling rumah, mengambil sapu, cikrak, lap dan mulai bebenah, seraya menikmati setiap rasa yang dulu pernah tercipta ketika membangun rumah maya ini**
#ODOPfor99days #Day1

cara gabung ODOP nya gimana? Mau dong,!
BalasHapusUntuk kelasnya sudah berjalan hingga hari ke-34, Mbak Suhayla.. Semoga nanti ada kejutan dari ketua kelasnya ya!
HapusWah, saya malah baru sempat bertamu kesini sekarang.Rumahnya bagus dan rapi ya. Hebat.
BalasHapusWah, ada Teh Shanty. Nuhun teh sudah mampir. Maaf baru buka pintu comment. Masih perlu bebenah lagi, teh.. Terutama ama isi rumahnya. Perlu belajar banyak dari Teh Shanty.
Hapus