Sebuah ruangan berukuran 3x3 meter ini awalnya kami fungsikan sebagai kamar saya dan suami. Ternyata sampai hari ini, kami masih lebih senang beristirahat bersama buah hati kami di kamar mereka. Jadilah ruangan ini lebih banyak berfungsi sebagai gudang.
Jengah melihatnya setiap hari, akhirnya mengajukan proposal ke Pak Dirut (baca : suami) untuk merombak fungsi ruangan ini. Alhamdulillah, proposal disetujui tanpa syarat, hihihihi.
Setelah diperhatikan, ternyata mainan anak-anak lebih banyak mendominasi ruangan ini. Beragam mainan berdimensi kecil, bahkan sampai replika T-Rex ukuran besar ada disini. Ditambah lagi beberapa sepeda roda empat, sepeda roda tiga, skuter, ikutan jadi penghuni ruangan ini. Hadeehhh, kebayang deh duit yang melayang untuk barang-barang ini. *tepok jidat*
Persiapan bebenah pun dimulai, kami menyebutnya Playroom Project. Inilah proyek yang merupakah bagian dari upaya kami membangun "A Home Team".
Jika di setiap proyek pemerintah atau perusahaan ada Pimpinan Proyek (Pimpro), khusus di Playroom Project ini ada saya sebagai Pimpro-nya, hehehehe. Alvin dan Keenan membantu saya sebagai QC (Quality Control). Mereka yang menyortir barang atau mainan tersebut. Mana yang masih berfungsi dan mana yang tidak. Mana yang tetap disimpan dan mana yang akan dibagikan. Pak Dirut bertugas di bagian Pembelian, tugasnya membeli beberapa barang yang saya butuhkan. Sementara Almarhumah Budhe Tiah (khadimat kami) sebagai Wakil Pimpro. Beliau membantu saya memilah dan memindahkan barang. Tentang kenangan kami bersama beliau, bisa dibaca disini
Tahap demi tahap proyek mulai dikerjakan. Tahap pertama, pilah-pilah barang. Barang-barang yang tidak ada kaitannya dengan anak-anak, saya pisahkan tersendiri. Sementara mobil-mobilan, binatang, block, lego, puzzle, dan barang lainnya saya masukkan dalam kardus bekas dan kotak yang sudah disiapkan sesuai kelompoknya. Jadi ingat, ternyata wadah beras kami sekarang berubah fungsi jadi wadah mainan block anak-anak, hahahaha.
Tahap kedua, giliran Alvin dan Keenan yang bekerja. Mereka mulai menyortir mainan dalam kardus dan kotak yang sudah saya dan Budhe Tiah pilah-pilah. Akhirnya ketahuan deh banyak mainan rusak yang masih disimpan, banyak mainan yang sama jenisnya hanya beda model atau warnanya saja. Ternyata selama ini, kami selalu saja menuruti permintaan anak-anak untuk membeli mainan. Astagfirullah hal adzim! *tutup muka*
Tahap ketiga, mulai menata dan mempercantik ruangan. Memasang kertas kado pada kardus berkas. Mengatur dan memindah posisi barang. Menyusun matras sesuai kombinasi warnanya agar terlihat menarik. Akhirnya proyek pun kelar setelah seminggu, hahahaha. Fiuh.. *elap keringat*
This is it, the result of our Playroom Project :
![]() |
| sumber gambar : koleksi pribadi |
Alhamdulillah semua senang dengan hasilnya, apalagi anak-anak. Mereka makin senang bermain dan berkreasi di ruangan ini. Mission accomplished! We've made it, team! ;)
#ODOPfor99days #day2

Tidak ada komentar:
Posting Komentar