1 Februari 2017

Keenan dan Bedug Tua


Kejadian 1 :

Dalam perjalanan pulang selepas menjemput kakaknya sekolah, Keenan mendadak resah ketika mendengar adzan.

“Lho ma, terlambat. Sudah adzan. Tek - tek nya sudah diambil anak-anak. Aku ndak bisa tek-tek, maaa!!”.

Raut mukanya yang tadinya riang mendadak berubah dari cemberut kemudian beralih menjadi sedih. Sepanjang perjalanan hingga sampai di rumah tidak ada lagi celotehan darinya.

*****

Kejadian 2 :

“Ayo ma, cepetan! Aku mau tek - tek!”, kata Keenan terburu-buru.

Keenan yang baru saja buang air besar mendadak gusar. Dia ingin segera keluar rumah. Setelah selesai beristinja’, buru-buru dipakai celana panjangnya, kemudian berlari ke luar rumah.


15 Januari 2017

Jelajah Tanaman Tetangga


"Ma, sini ma! Ada ulat bulu lho!", kata Keenan sambil menarik-narik tangan saya. "Ayo ma, sini!", pintanya lagi

Buku karya Salim A. Fillah yang baru dibaca satu halaman itu mau tak mau segera ditutup, "Oke, anak dulu, win! Bacanya belakangan!"

Keenan terus menarik tangan saya ke keluar rumah. 
"Sebentar dik, mama ambil kerudung dulu!". Ini pasti ada sesuatu yang istimewa hingga ibunya dipaksa keluar rumah buru-buru.
"Malu ya ma, kalau ndak pake kerudung?", tanyanya.
"Iya, sholih!", jawab saya singkat.
Ah, saya sedang tidak ingin menjelaskan urusan per'kerudung'an ini padanya.

Sampai di luar rumah, ternyata saya mendapati Alvin sudah berdiri di salah satu pot tanaman depan rumah tetangga nomor 22.


14 Januari 2017

Label Halal


"Ma, ini jajannya ada bunder-bundernya", kata Keenan
"Oiya? Mana?", tanya saya
"Ini lho, ma!", jawabnya sambil menunjukkan sebuah lingkaran berwarna hitam bertuliskan "Halal" dalam huruf arab disertai 3 kata "Majelis Ulama Indonesia" disekelilingnya. 
Ya, logo "Halal" itulah yang sedang diperlihatkan Keenan pada saya.

"Ini aku juga ada ma!", kata Alvin. 
"Kenapa koq harus ada logo halalnya, ma?", tanyanya lagi


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...