3 Februari 2016

Uniknya Perempuan


"Saya sudah di bawah ya, mbak". Sebuah pesan singkat masuk ke gadgetku. Segera saja kubereskan semua keperluanku dan bergegas turun. 

Ya.. sore ini jadwal kami para perempuan mengikuti kajian rutin hari Rabu. Pengirim pesan tadi adalah Ustadzah Andham. Boleh dibilang beliau adalah guru ngaji kami saat ini. Tempat kami bertanya, juga sharing tentang berbagai hal dalam koridor agama kami. Background sarjana psikologi, juga pembaannya yang asyik, membuat kami lebih mudah berkomunikasi. Apalagi jika membahas urusan keluarga, perempuan, dan anak dalam koridor Islam dan Psikologi. Bekal yang pas untuk kami, yang notabene adalah para ibu.

Tak ingin membuat beliau menunggu terlalu lama, kaki ini bergegas turun menuju masjid sederhana kami di lantai bawah. Saya sendiri sudah tak ingin mendengar sharing beliau sore ini. Maklum, minggu lalu Ustadzah Andham sudah mengiming-imingi kami dengan bahasan "fitur uniknya" perempuan untuk kajian sore ini. 

Dari kejauhan kulihat beliau sudah mengobrol dengan dua orang teman. "Assalamualaikum", sapaku. "Waalaikumsalam", jawab mereka kompak. Beliau pun sedikit melanjutkan obrolannya. Karena sedikit terlambat, saya berusaha mencerna isi pembicaraannya. Ooo.. tentang LGBT tho. Isu yang lagi nge-hits akhir-akhir ini.

Sharing kami pun dimulai. Seperti biasa, kami memulainya dengan tadzabur Quran terlebih dahulu. Kandungan Q.S. Al Baqarah 238 - 245 menjadi kajian awal kami sore itu.

Setelah selesai tadzabur, beliau pun bertanya kepada kami, "Sadar nggak kalo kita ini unik?", tanyanya. Kami pun cuma bisa meringis. "Ternyata Allah kasih kita fitur unik juga lho", katanya lagi. Akhirnya beliau sharing uniknya perempuan dari sisi biologi, juga psikologi.


*****

Perempuan itu unik. Allah SWT menciptakan rahim pada perempuan bukan tanpa maksud. Bahkan Allah SWT sudah menyiapkan fitur uniknya pula. Masih ingat pelajaran biologi zaman dulu kan? Tentang proses pembuahan (ovulasi). Pria membawa kromosom X dan Y, sementara wanita hanya memiliki dua kromosom X. Kemudian sperma bertemu sel telur, terjadi persilangan kromosom, akhirnya menghasilkan anak perempuan (XX) atau anak laki-laki (XY), tergantung kromosom mana yang mampu bertahan di dalam ovarium.

Masih inget karakter kromosom X dan Y? Hehehe.. saya sendiri juga sudah lupa jika tidak diingatkan lagi sore ini. Sperma Y (laki-laki) bergerak lebih cepat, ukurannya relatif lebih kecil, tapi umurnya lebih pendek. Sebaliknya, sperma X (perempuan) lebih kurang 3% lebih gemuk, bentuknya lebih bulat, sehingga sperma X bergerak lebih lambat. Namun mereka memiliki daya tahan hidup yang lebih lama. Sperma Y dapat bertahan hidup di dalam saluran reproduksi wanita selama 12 hingga 24 jam, sedangkan sperma X sanggup bertahan hingga 2 hari.
gambar : clipartsheep.com

Dari penciptaan kromosom ini saja, kita sudah bisa tahu fitur unik pertama perempuan. Perempuan memiliki daya tahan (endurance) lebih baik. Buktinya, ketika masih dalam kromosom pun, Allah SWT sudah memperlihatkan kehebatannya. Kromosom X (mampu bertahan lebih lama. Grateful to be a woman! Alhamdulillah. Ah, mungkin itu alasannya kenapa perempuan mampu duduk berjam-jam hanya untuk menyulam. Endurance-nya bagus, hehehe. 

Sementara kromosom Y (laki-laki), Allah SWT menganugerahkan kecepatan dan kegesitan selayaknya kromosom pembentuknya. Berbeda dengan perempuan, kromosom X bergerak lebih lamban, namun luwes dan lentur. Inilah fitur unik kedua. Perempuan itu luwes dan lentur. Ibarat bola ketika dijatuhkan, dia mampu kembali memantul. Keluwesan dan kelenturan perempuan ini mampu membuatnya mampu menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi, juga bertahan terhadap berbagai cobaan yang dihadapi.

Selain itu Allah SWT juga menganugerahkan komposisi otak yang berbeda antara perempuan dan laki-laki. Daerah korteks otak perempuan yang digunakan untuk memproduksi dan menggunakan kata-kata, terdapat kumpulan saraf yang menghubungkan otak kiri-kanan atau corpus collosum. Ternyata ukurannya lebih besar pada otak perempuan. Nah, jadi nggak heran kan kalau ternyata perempuan punya koleksi kata lebih banyak daripada laki-laki, hehehe. Perempuan memiliki kecerdasan bahasa. Inilah fitur unik ketiga. Saking banyaknya koleksi kata, perempuan mampu memproduksi 20.000 kata setiap hari. Sementara laki-laki memproduksi 7.000 kata. So, buat para perempuan, jangan salahkan laki-laki kalau mereka irit bicara. Jangan jejali pula para lelaki ini dengan ribuan kata kita dalam bentuk omelan. Lebih baik koleksi kata kita disalurkan ke tempat yang tepat, entah itu curhat ke Allah di sepertiga malam, menulis atau tilawah, hehehe. 

Selain kemampuan bahasa, ternyata pusat memori (hippocampus) pada otak perempuan lebih besar ketimbang pada otak pria. Jadi nggak heran kalo perempuan dikenal sebagai ahli sejarah. Mereka mampu mengingat peristiwa-peristiwa yang sudah terjadi beberapa waktu silam, bahkan cenderung bisa menjelaskan dengan detil. Inilah fitur unik keempat. Perempuan itu memiliki daya ingat kuat dan detil. 

Jadi, buat para perempuan, pahami dan gunakan dengan baik manual book yang sudah Allah SWT berikan ini! *a note to myself*


#ODOPfor99days #Day23

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...