Kisah tiga tahun yang lalu tentang putra sulungku.
"Iiihh, lucu banget anaknya mbak! Putih, ganteng, gemuk, anteng pula. Nyenengin deh mbak ngliatnya. Doyan makan ya, mbak?", tanya tetanggaku.
"Nggak mbak, cuma susu aja. Ada nasi sebutir ikut masuk mulut aja, langsung dilepeh! Bukan cuma nasinya yang dilepeh, tapi termasuk semua makanan yang tadinya masuk mulut", jawabku.
Kisah tahun ini.
"Koq Alvin tambah kurus sih, mbak?" Nggak kayak dulu, lucu lho gemuk. Makannya susah ya, mbak?, tanya tetanggaku lagi.
"Alvin makin tinggi sekarang, Badannya tumbuh ke atas, bukan kesamping, hehehe. Makannya banyak, geraknya juga banyak", jawabku
"Masih nggak suka nasi ta, mbak?, tanyanya lagi.
"Lha.. sekarang tiap hari bekal sekolahnya nasi. Bukan cuma bekal, tapi tiap hari makan nasi, dicampur sop, soto, rawon, ayam goreng, nugget. de el el deh", jawabku lagi.
Dua kisah yang kontrakdiktif, ya kan? Yup, itu pengalamanku dulu. Mungkin beberapa dari kita juga punya pengalaman yang sama, menghadapi anak yang susah makan. Terkadang saking khawatir soal kebutuhan gizinya, akhirnya memilih cara instan. Kasih aja susu yang banyak! Itu kan gantinya makanan. Nanti kan si anak bakal keliatan gemuk dan sehat tuh. Aman kan! Nah lho, benarkah ini cara yang baik? Well, berdasarkan pengalaman saya, sama sekali tidak benar. Anak tetap butuh gizi seimbang untuk nutrisi tubuh dan otaknya.
![]() |
| gambar : lamongankab.go.id |
Nah, alhamdulillah Sabtu lalu, kami menimba ilmu gizi dari Mbak Deslina. Beliau adalah Nutrisionist di RSU Moh. Soleh Probolinggo, yang juga tergabung dalam grup whatsapp Institut Ibu Profesional Surabaya#3. Seperti apa hasil sharingnya, yuk sama-sama belajar gizi dari resume kulwap berikut!
KELUARGA SADAR GIZI (KADARZI)
Narsum : Ibu Deslina R. L., Nutritionist di RSU Moh. Soleh Probolinggo.
Sabtu, 30.01.2016
Pukul 14.20 s/d 15.40 wib
Host & Notulen: Bunda Evi F & Bunda Farda
*****
PEMAPARAN MATERI
By: Deslina - Nutritionist
30-01-2016
Dalam rangka hari Gizi tanggal 25 Januari,saya mengucapkan "semangat mensehatkan putra putri masa depan" untuk bunda2 hebat sekalian.
Dan saya rasa smua pasti setuju bahwa muara kesehatan seseorang brasal dari kelg nya. Jika seseorang dibesarkan dg lingkungan yg mendukung terciptanya pola hidup yg sehat, pasti tubuh seseorang itu memiliki tingkat kekuatan yg besar dalam menjaga dari berbagai macam penyakit. Dasar dari pola hidup sehat adalah ttg gizi dalam kelg.
Oleh karena itu,kelg memiliki peran penting dg mjd kan dirinya sbg
Keluarga Sadar Gizi (KADARZI). Dimana kadarzi sndr adalah keluarga yang berperilaku gizi seimbang, mampu mengenali dan mengatasi masalah gizi anggota keluarganya.
Adapun cara yang bisa dilakukan diantaranya dengan cara:
- Memberikan hanya ASI saja kepada bayi, sejak lahir sampai usia 6 bulan. ASI adalah makanan paling sempurna pada bayi. Sudah disinggung pada kwarlap sblmnya
- Memantau berat badan secara teratur. Perubahan BB, terutama penurunan menggambarkan adanya gangguan kesehatan dan perubahan konsumsi makan seseorang. BB mudah dilakukan.
- Makan beraneka ragam. Tidak ada 1 bahan makanan yg memiliki nutrisi yang sempurna sehingga perlu dikolaborasikan dengan bahan makanan yang lain untuk melengkapi seluruh kebutuhan nutrisi seseorang.
- Mengkonsumsi hanya garam beryodium. Yodium adalah zat mikro yg dibutuhkan tubuh setiap hari. Makanan yg biasa kita makan/minum, kebanyakan memiliki sedikit kandungan yodium. Jika kekurangan dapat mengakibatkan salah satu dari 4 masalah gizi terbesar di Indonesia (GAKY) yang dapat menurunkan kecerdasan dan gangguan pertumbuhan.
- Mendapatkan dan memberikan suplementasi gizi bagi anggota keluarga yang membutuhkan. Pada kelompok tertentu seperti bayi, balita,bumil & busui, meningkat dan sering kali sulit tepenuhi karena berbagai faktor. Sehingga dbutuhkan suplementasi gizi pd kelompok-kelompok tersebut misal suplemen vitamin A pada bayi/balita, zat besi pada bumil/busui
Mau tau cara menghitung BB Ideal keluarga?????
Dewasa :
- (TB-100) x 90% hasil trrgolong ideal apabila +/- range 10%
Anak2/balita/bayi
- disesuaikan dg grafik pada KMS. Sehingga perlu dilakukan kunjungan ke posyandu minimal setiap bln.
- Makan makanan sehat-seimbang dan beranekaragam
- Olahraga teratur
- Istirahat cukup
- Hindari atau minimalkan stres psikis
- Hindari rokok-asapnya serta alkohol
TANYA JAWAB
Bunda Ana
Assalamu'alaykum..
Mau tany mbak. Anak saya yang pertama umur 6 tahun, belum mau maem nasi, ikan, dan sayur. Selama ini maemnya roti, susu, keju, kentang goreng, tahu goreng dan mie sedap goreng (sesekali). Kalo jajanan yg mau itu kue serabi, puthu, bubur sumsum, bubur mutiara, lapis, agar2/ puding/nutrijel dan donat. Kalo buah maunya melon, jeruk, semangka, pisang, apel dan pepaya. tp juga nggaa selalu mau gitu. Hal demikian bagaimana menurut Mbak Deslyna? Teriman kasih
Bunda Deslina
Terimakasih atas pertanyaannya Mama Ana. Nutrisi dasar yg dibutuhkan manusia adalah karbo, protein, lemak, vit dan mineral. Nutrisi-nutrisi tersebut saya liat sudah ada dalam menu adek, tapi seberapa banyak yg dikonsumsi itu yang harus diperhatikan. Yang terpenting adalah menganekaragamkan makanan untuk mengenalkan berbagai variasi bahan dan juga untuk memperkaya nutrisi yg masuk ke tubuh. Jadi jenis-jenis makanaan yg mengandung karbo ada di daerah warna kuning, protein olahan biru, lemak kuning, protein hewani/nabati pink, dan vit-mineral hijau. Dan idealnya dalam sehari total apa yg dimakan 100% sesuai dg kebutuhan.
Bunda Deslina
Terimakasih atas pertanyaannya Mama Ana. Nutrisi dasar yg dibutuhkan manusia adalah karbo, protein, lemak, vit dan mineral. Nutrisi-nutrisi tersebut saya liat sudah ada dalam menu adek, tapi seberapa banyak yg dikonsumsi itu yang harus diperhatikan. Yang terpenting adalah menganekaragamkan makanan untuk mengenalkan berbagai variasi bahan dan juga untuk memperkaya nutrisi yg masuk ke tubuh. Jadi jenis-jenis makanaan yg mengandung karbo ada di daerah warna kuning, protein olahan biru, lemak kuning, protein hewani/nabati pink, dan vit-mineral hijau. Dan idealnya dalam sehari total apa yg dimakan 100% sesuai dg kebutuhan.
Bunda Ana
Siang bunda deslina. Senang deh ada kulwap dengan bunda, disamping anak saya masih pada balita semua. Menyinggung tentang garam yodium, saya pernah membaca artikel bahwa garam yg terkena panas kurang baek, sehingga pemberian garam sebaiknya diberikan saat sajian berangsur dingin atau malah cuman di taruh di meja kalo kurang asin tinggal tabur aja. Tapi kan kita emak-emak sudah mencontoh emak-emak sebelum kita untuk hal memasak. Mohon bantu penjelasannya bunda. Terima kasih.
Bunda Deslina
Terimakasih bunda untuk pertanyaan kedua. Yodium, sblmnya saya ingatkan bahwa garam bukan sumber yodium ya bun, garam adalah salah satu produk vortifikasi (penambahan nutrisi). Dan semakin berkembangnya teknologi, maka berkembang pula vortifikasi yodium pada garam. Dulu yodium yg dipakai rantai cabangnya mudah putus sehingga memang akan rusak pada suhu tertentu dan akan menguap pada kondisi yang tidak tertutup. Saat ini hampir semua produsen garam beryodium menggunakan yodium denga rantai cabang yg kuat. Dimana garam tersebut bisa diberikan saat panas dan tdk mudah menguap. Tapi masih memiliki kekurangan, yakni akan rusak apabila lembab. Sehingga dihindari meletakkan garam beryodium pada tempat yg lembab. Ciri-ciri garam beryodium adalah berwarna putih dan tidak menggumpal. sehingga jika mendapati garam yg tidak seperti itu saya sarankan tidak usah dibeli ya bun. Karena dinas kesehatan menemukan banyak garam yg ternyata hanya labelnya yang bertuliskan "garam beryodium".
Bunda Ida Farida
Assalamualaikum Ibu Deslina. Saya Ibu Ida. Pertanyaan saya :
Assalamualaikum Ibu Deslina. Saya Ibu Ida. Pertanyaan saya :
- Bagaimana agar anak mau makan makanan beragam ya bu....kadang anak takut memcoba makanan yang baru?
- Bayi teman saya 11 bulan belum mau makanan pendamping ASI, ibunya sudah mencoba untuk mengenalkan malaka tp anaknya tetap tidak mau. Apa langkah yg harus d lakukan? Jazakillah khoir semoga Alloh membalas kebaikan ibu. Amin
Bunda Deslina
Trimakasih untuk pertanyaannya bunda ida farida
Trimakasih untuk pertanyaannya bunda ida farida
- Bisa dicoba dengan mencampur dengan makanan yg biasa dimakan bun. Memang idealnya penganekaragaman makanan dimulai sejak anak mulai mendapatkan MPASI (makanan pendamping asi) mulai 6 bln ke atas. Sehingga anak terbiasa dengan bahan makanan yang berbeda-beda. Misal anak sering makan sayur bayam sekali waktu silahkan bayam dicampur dengan daun kelor yg zat besinya lebih dari bayam.
- Untuk balita, bagaimana pun tetap harus ditelateni untuk mengenalkan berbagai MPASI. Paling tidak dilatih bukan pada makanan utama tetapi pada snack terlebih dahulu.
- Bagaimana dengan buah??? Kalo memang anak mau gpp untuk memperkenalkan buah-buahan terlebih dahulu baru selanjutnya makanan yang lain. Karena apabila kita mengalah, maka akan sulit anak menerima makanan-makanan lain sampe usianya lebih dari 1 tahun dan akibatnya pola makan anak akan salah dan akan banyak gangguan kesehatan anak itu sendiri.
Bunda Farda
- Apa indikator keberhasilan sebuah keluarga itu kadarzi mbak?
- Apa orientasi keluarga yang vegetarian, semivege, foodcombining itu termasuk salah satu bentuk kadarzi?
- Tentang gizi, hal apa saja yg penting diperhatikan saat menyiapkan makanan keluarga mbak? Kalori, variasi atau apakah?
- Apakah ada upaya atau program tertentu yg bisa dilakukan untuk meningkatkan upaya menjadi kadarzi? Saya pernah membaca ttg ODWR, one day without rice.. Apakah seperti itu juga termasuk?.. Terimakasih Bunda Deslina.
Bunda Deslina
Wih, banyak ya Mbak Farda pertanyaannya, oke, dijawab 1/1 nggih
Wih, banyak ya Mbak Farda pertanyaannya, oke, dijawab 1/1 nggih
- Indikatornya : A. Keadaan gizi anggota keluarga khususnya ibu & balita adalah baik, B. Tidak lagi ditemukan BBLR (Bayi berat badan lahir rendah), C. Smua anggota keluarga mengkonsumsi garam beryodium, D. Sudah dberikan ASI saja pada bayi sampai usia 6 bln selanjutnya ditambah MPASI, E. Semua balita dalam keluarga memiliki BB naik menurut KMS, F. Tidak djumpai masalah gizi dalam keluarga.
- Menurut saya itu adalah gaya hiidup. Jadi banyak hal yang dipertimbangkan seseorang untuk menjaga kesehatannya terutama memilih makanan yang dimakan, tapi idealnya untuk pola makan adalah menerapkan 13 pesan umum gizi seimbang. Nanti akan saya sampaikan di kesimpulan akhir nggih. Jadi bukan 4 sehat 5 sempurna lagi untuk saat ini.
- 13 pesan umum gizi seimbang
- ODWR termasuk salah satu usaha pemerintah untuk menggalakkan penganekaragaman makanan, sehingga mengganti nasi dengan karbo lain misal umbi-umbian, mie, roti, dsb. Bisa masuk kadarzi jg pada akhirnya.
Bunda Wahyu Hasanah
Mau tanya mbak
Sekarang kan lagi ngetrend food combining.. Apa bisa juga diterapkan ke anak-anak? Soalnya kan lagi masa pertumbuhan kalo diterapkan khawatir tidak balance gizinya
Bunda Deslina
Terima kasih Bunda Wahyu. Kalo menurut saya sah sah saja diterapkan dalam keluarga, tapi kita harus analisa dulu, bagaimana kebutihan nutrisi anak-anak kita. Mengingat kebutuhan gizi anak-anak sampe remaja sangat besar dalam menunjang kesehatannya.
Bunda Diana, di Tuban.
Mau nanya bunda..
Dua anak perempuan sejak bayi sampe batita/balita termasuk anak yg bertubuh ramping. Setiap bulan menimbang di posyandu, selalu ada di garis yg bawah. Pertumbuhan kecerdasan bahasa, motorik, sensorik berjalan denga baik, tidak terganggu, meski ramping tapi tetap aktif. Apakah tubuh yg ramping bisa menjadi indikator masih ada kebutuhan gizi yang belum terpenuhi? Dua anak saya tidak mau sufor, hanya mau minum ASI dan air putih.. Terima kasih bunda
Bunda Deslina
Terima kasih Bunda Diana. Usia berapakah adek2 itu? Untuk indikator BB ideal anak sesuai pada grafik warna hijau di KMS memang bunda. Jd kmungkinan masih kurang terpenuhi kebutuhan. Karena kebutuhan balita lebih kompleks selain tenaga untuk beraktifitas, nutrisi yg didapat dibutuhkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit, untuk tumbuh dan berkembang, dan untuk cadangan tenaga. Kualitas ASI akan mnurun dengan bertambahnya usia anak terutama pada usia lebih dari 1 tahun. Sehingga disarankan usia 1 tahun anak sudah bisa makan nasi dan menjadi sumber nutrisi utama selain asi. Jadi tidak harus fokus pada sufor.
Bunda Alma
Terima kasih Bunda Diana. Usia berapakah adek2 itu? Untuk indikator BB ideal anak sesuai pada grafik warna hijau di KMS memang bunda. Jd kmungkinan masih kurang terpenuhi kebutuhan. Karena kebutuhan balita lebih kompleks selain tenaga untuk beraktifitas, nutrisi yg didapat dibutuhkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit, untuk tumbuh dan berkembang, dan untuk cadangan tenaga. Kualitas ASI akan mnurun dengan bertambahnya usia anak terutama pada usia lebih dari 1 tahun. Sehingga disarankan usia 1 tahun anak sudah bisa makan nasi dan menjadi sumber nutrisi utama selain asi. Jadi tidak harus fokus pada sufor.
Bunda Alma
Saya Alma, mau tanya Bunda Deslina
- Untuk ibu hamil, suplemen apakah yang lebih bagus, suplemen herbal misal gamat, madu dll ataukah vitamin yang dikasih dokter?
- Orang tua di rumah melarang untuk makan terong saat hamil, katanya bikin ketubannya panas dan susah melahirkan. apakah ini mitos atau fakta? Terimakasih atas penjelasannya bunda
Bunda Deslina
Terima kasih Bunda Alma,
Terima kasih Bunda Alma,
- Bagamana pun alami lebih baik daripada olahan pabrik. Yang jadi pertimbangan adalah higiene sanitasi produk, mutu cerna produk (apakah produk itu mudah dcerna dan diserap tubuh). Sehingga menurut saya monggo sekali waktu mengkonsumsi herbal dan monggo mengkonsumsi multivit sesuai resep dokter.
- Beberapa fakta dan mitos sputar makanan, untuk terong, saya belum pernah mengetahui dan membaca penelitian yg menghasilkan kesimpulan bahwa dapat membuat kesulitan saat melahirkan. Tetapi setahu saya, terong adalah bahan makanaan yang mengandung banyak vitamin dan mineral. Jadi terong masih aman dikonsumsi untuk bunda yang sedang hamil. Yg diutamakan adalah selama hamil disarankan mengkonsumsi beranekaragam makanan dari berbagai bahan makanan.
PENUTUP
Jadi kesehatan kita sebenarnya bermuara pada gizi. Nah, hal-hal paling dasar adalah pemilihan dan pengkonsumsian makanan sehari-hari. Harus disesuaikan denga kaidah-kaidah kebutuhan manusia akan nutrisi.
Berikut adalah pesan-pesan dalam pemilihan dan pengkonsumsian makan yg ideal :
Pesan No. 1: Makanlah Aneka Ragam Makanan
Makanlah makanan yang mengandung nutrisi yang beragam, karena tidak ada bahan makanan yang mengandung semua nutrisi yang diperlukan tubuh.
Pesan No. 2: Makanlah Makanan untuk Memenuhi Kecukupan Energi
Konsumsi makanan harus dapat memenuhi kebutuhan energi harian. Kecukupan kebutuhan energi ditunjukkan dengan berat badan yang normal.
Pesan No. 3: Makanlah Makanan Sumber Karbohidrat, Setengah dari Kebutuhan Energi
Makanan pokok sebaiknya memberikan setengah kebutuhan energi, sisanya dari makanan lain yang mengandung protein dan lemak seperti daging, telor, susu, dsb.
Pesan No. 4: Batasi Konsumsi Lemak dan Minyak sampai Seperempat dari Kecukupan Energi
Konsumsi lemak dan minyak sebaiknya tidak lebih dari seperempat dari kebutuhan energi. Kelebihan lemak dan minyak cenderung disimpan sebagai lemak tubuh.
Pesan No. 5: Gunakan Garam Beryodium
Yodium adalah nutrisi penting bagi tubuh terutama untuk proses metabolisma dan pertumbuhan tubuh. Garam dapur dapat menjadi salah satu sumber utama mineral yodium.
Pesan No. 6: Makanlah Makanan Sumber Zat Besi
Zat besi sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan pembentukan sel-sel darah. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia. Zat besi banyak terdapat dalam sayuran hijau.
Pesan No. 7: Berikan ASI Saja pada Bayi sampai Berumur 4 Bulan
ASI adalah makanan terbaik bagi bayi selama empat bulan pertama usia bayi. ASI juga menyediakan imunisasi alami bagi bayi.
Pesan No. 8: Biasakan Makan Pagi
Sarapan sangat penting bagi metabolisme tubuh karena membatasi waktu puasa saat tidur semalaman. Sarapan dapat meningkatkan laju metabolisma sehingga tubuh lebih efektif mengubah makanan menjadi energi dan memberi nutrisi tubuh.
Pesan No. 9: Minum Air Bersih, Aman, dan Cukup Jumlahnya
Air berperan penting dalam tubuh seperti menghidrasi tubuh, membantu fungsi organ, membantu pencernaan, membuang racun, dsb. Oleh karena itu tubuh harus selalu mendapatkan air secara memadai. Air yang diminum harus bersih dan aman dari potensi berbahaya seperti kuman penyakit dan bahan kimia berbahaya.
Pesan No. 10: Lakukan Kegiatan Fisik dan Olahraga Secara Teratur
Aktivitas fisik dan olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan karena dapat melancarkan aliran darah, mengendalikan tekanan darah, mengendalikan glukosa darah, mengendalikan berat badan, mengurangi kolesterol, dan lain sebagainya.
Pesan No. 11: Hindari Minuman Beralkohol
Hindari minum minuman beralkohol. Minuman beralkohol meningkatkan resiko penyakit. Minum alkohol juga dapat merusak mental, sehingga membuat seseorang tidak produktif.
Pesan No 12: Makanlah Makanan yang Aman bagi Kesehatan
Makanan yang dikonsumsi harus cukup gizi dan aman bagi kesehatan. Makanan bisa menjadi tidak aman dikonsumsi jika mengandung bahan berbahaya yang bisa berasal dari bahan baku, kontaminan, pengawet, pewarna, penyedap rasa, dsb.
Pesan No. 13: Bacalah Label pada Makanan yang Dikemas
Makanan kemasan yang baik mencantumkan label nutrisi yang berisi bahan-bahan dan kandungan nutrisi. Makanan kemasan yang baik juga menetapkan batas kadaluarsa pada kemasan. Memperhatikan label nutrisi makanan kemasan membantu konsumen secara seksama memilih makanan yang sehat dan aman. Dengan menambah beberapa hal sebagai pilar-pilar penopangnya.
Nah, sudah tahu kan bagaimana caranya menjadi Kadarzi. Yuk, jadikan keluarga kita sebagai Keluarga Sadar Gizi! Semangat!
Semoga bermanfaat! :)
Sumber :
Sharing grup Institut Ibu Profesional Surabaya #3
#ODOPfor99days #Day21
Semoga bermanfaat! :)
Sumber :
Sharing grup Institut Ibu Profesional Surabaya #3
#ODOPfor99days #Day21



Tidak ada komentar:
Posting Komentar