Pagi ini Keenan bolak balik buka tutup lemari es. Entah apa yang dia cari. Mungkin karena tidak menemukan, jadi dia balik ke tempat duduknya semula. Selang beberapa waktu, balik lagi membuka lemari es dan menengok isi di dalamnya.
"Ma, mana yang cokelat-cokelat itu?", tanya Keenan.
"Cokelat-cokelat apa?", balik bertanya.
"Yang dimakan Keenan itu lho ma", jawabnya lagi.
"Ooo..Puding?", tanyaku lagi.
"Iyaaa", jawabnya
"Sudah habis tho", jawabku
"Lho, aku mau maaa! Aku mau makan ituuu!", katanya sambil merengek
Rupanya dia mencari pudding cokelat yang kubuat kemarin. Padahal eksperimen puding lava cokelat yang saya buat kemarin itu benar-benar gatot alias gagal total. Saya tidak berhasil membuat lavanya meleleh, yang ada lavanya malah ambyar. Tetapi tetap bisa dimakan. Dan herannya lagi koq tetap bisa habis dimakan anak-anak. Hhhmmm.. lapar apa doyan?
Resep ini sebenarnya pernah saya dapat dari internet, cuma saya lupa darimana dan dimana saya menyimpan filenya. Jadi, eksperimen kali ini benar-benar hanya mengandalkan ingatan dan insting. Dan berhasil lupa tahapan pentingnya, hehehe. Nggak asyik dong kalau tiap eksperimen selalu berhasil. Nggak lolos sekali dua kali boleh lah, hahaha.
Tidak ingin mengecewakan Keenan yang sepertinya doyan sama pudding kemarin, eksperimen puding lava cokelat dicoba lagi di Kitchen Lab Rumah Agrapana. Lagian nggak ada kata menyerah di kamus emaknya, hehehe.
Belajar dari pengalaman sebelumnya, kali ini harus berhasil. Step by step eksperimen dilakukan sepenuh hati. Tahapan tusuk-menusuk puding dengan garpu tidak boleh terlewat kali ini.
Begitu tiba tahapan terakhir uji coba lavanya meleleh, mulai deh deg-degannya. It has to be melted! Bismillahirrahmanirrahim.. Kuiris pudingnya, daaann... It works! It's melted! Alhamdulillah. Dik Keenan.. pudingnya sudah jadi!
This is it.. Recook Choco Lava Pudding from Kitchen Lab Rumah Agrapana!
"Ma, mana yang cokelat-cokelat itu?", tanya Keenan.
"Cokelat-cokelat apa?", balik bertanya.
"Yang dimakan Keenan itu lho ma", jawabnya lagi.
"Ooo..Puding?", tanyaku lagi.
"Iyaaa", jawabnya
"Sudah habis tho", jawabku
"Lho, aku mau maaa! Aku mau makan ituuu!", katanya sambil merengek
Rupanya dia mencari pudding cokelat yang kubuat kemarin. Padahal eksperimen puding lava cokelat yang saya buat kemarin itu benar-benar gatot alias gagal total. Saya tidak berhasil membuat lavanya meleleh, yang ada lavanya malah ambyar. Tetapi tetap bisa dimakan. Dan herannya lagi koq tetap bisa habis dimakan anak-anak. Hhhmmm.. lapar apa doyan?
Resep ini sebenarnya pernah saya dapat dari internet, cuma saya lupa darimana dan dimana saya menyimpan filenya. Jadi, eksperimen kali ini benar-benar hanya mengandalkan ingatan dan insting. Dan berhasil lupa tahapan pentingnya, hehehe. Nggak asyik dong kalau tiap eksperimen selalu berhasil. Nggak lolos sekali dua kali boleh lah, hahaha.
Tidak ingin mengecewakan Keenan yang sepertinya doyan sama pudding kemarin, eksperimen puding lava cokelat dicoba lagi di Kitchen Lab Rumah Agrapana. Lagian nggak ada kata menyerah di kamus emaknya, hehehe.
Belajar dari pengalaman sebelumnya, kali ini harus berhasil. Step by step eksperimen dilakukan sepenuh hati. Tahapan tusuk-menusuk puding dengan garpu tidak boleh terlewat kali ini.
Begitu tiba tahapan terakhir uji coba lavanya meleleh, mulai deh deg-degannya. It has to be melted! Bismillahirrahmanirrahim.. Kuiris pudingnya, daaann... It works! It's melted! Alhamdulillah. Dik Keenan.. pudingnya sudah jadi!
This is it.. Recook Choco Lava Pudding from Kitchen Lab Rumah Agrapana!
Bahan A
- 1 bungkus agar-agar
- 1/2 kaleng susu kental manis rasa cokelat (sesuai selera)
- 500 ml air
- mangkuk untuk cetakan
Bahan B :
- 1/2 bungkus vla instan, My Vla
- air secukupnya, hingga mendapat tekstur vla yang bisa meleleh.
Cara membuat :
- Masukkan agar-agar, susu, dan air. Kemudian masak hingga mendidih. Tunggu hingga uap panas menghilang.
- Masukkan agar-agar ke dalam mangkuk cetakan hingga memenuhi 3/4 cetakan. Sisakan sedikit untuk bagian penutup. Tunggu hingga agar-agar menjadi padat. Bisa dimasukkan ke dalam lemari es untuk mempercepat. Bekukan sebentar dalam lemari es
- Setelah agar-agar padat, kerok bagian tengahnya dengan sendok hingga membentuk lubang. Hati-hati, jangan sampai terkena bagian dasar!
- Isi lubang dengan vla hingga memenuhi seluruh isi lubang.
- Tusuk-tusuk pinggir agar-agar cokelat dengan garpu. Ini bagian pentingnya. Supaya agar-agarnya penutupnya melekat dan lava tidak berantakan.
- Masak kembali sisa agar-agar dan hasil kerokan agar-agar diatas kompor.
- Tutup kembali cetakan dengan agar-agar yang telah dimasak. Tunggu hingga agar-agar menjadi padat.
- Agar-agar siap dihidangkan.
Cara penyajian :
- Keluarkan agar-agar dari cetakan. Letakkan diatas piring kecil
- Iris agar-agar dengan pisau. Saksikan lelehannya! Hhhmmm.. Enak!
Selamat mencoba!
#ODOPfor99days #Day30

Tidak ada komentar:
Posting Komentar