11 Februari 2016

Cleaning Bathroom - Life Skill Experience for Kids (Part 2)


"Ngapain, ma?", tanya Keenan.
"Bersihin kamar mandi", jawabku singkat

Dia terus memperhatikan kegiatanku. Sikat kamar mandi, sabun, dan air teman akrabku kali ini. Paling bentar lagi ngikut, batinku lirih. Iyak, dalam hitungan ketiga.. satu.. dua.. tiga.. 

"Ikut ya, ma?", pintanya
"Oke!", kataku sambil tersenyum

Benar-benar tepat seperti dugaanku. Putra bungsuku ini memang suka sekali main air. Alarm kesukaannya bisa langsung menyala kalau lihat air, hehehe. Saking demennya sama air, jadi paling lama kalau mandi. Ada aja kegiatannya. Berenang dulu, mancing-mancingan dulu, ngisi botol aqua dulu atau bikin hujan-hujanan pakai selang. Si bungsu ini juga jadi teman setia saya kalau cuci piring. Eh, itu kalau moodnya lagi bagus sih, hehehe


Akhirnya saya pun tandem bareng Keenan membersihkan kamar mandi. Kita pun bagi-bagi tugas. Saya yang menyikat, Keenan yang mengguyur dengan air. Selang beberapa waktu muncul si Sulung.

"Ngapain, ma?", tanya Alvin
"Bersihin kamar mandi", jawaban yang sama kuberikan. 
Dia melihat kami begitu asyik membersihkan kamar mandi
"Aku mau juga ya, ma?", pintanya
"Oke!", jawabku singkat.
Alhamdulillah, bala bantuan semakin bertambah, hehehe.


sumber : tolovehonorandvacuum.com
Sudah 5 bulan ini rumah kami dihuni keluarga inti Rumah Agrapana. Dulu, ada Almarhumah Budhe Tiah yang jadi anggota baru di keluarga kami. Boleh dibilang beliau adalah asisten saya urusan beberes rumah. Sekarang, kami berempat-lah yang bahu membahu membereskan urusan rumah. Alhamdulillah, itung-itung latihan memperkuat home team kami. 

Balik ke urusan kamar mandi. Jadilah kami bertiga yang membersihkan kamar mandi hari itu. Keenan yang tadinya bertugas mengguyur, minta sikat yang saya pakai. Dia penasaran gimana rasanya menyikat lantai. Alvin asyik menyikat dinding kamar mandi. Jadilah saya yang beralih tugas mengguyur dengan air.

"Enak ya ma, main air", kata Alvin kemudian.
"Asyik ya?", tanyaku
"Iya.. Nanti aku bantuin mama lagi ya", katanya lagi.
"Oke", jawabku mengiyakan.
"Lima belas menit lagi selesai ya!", kataku menegaskan batas waktu. 
"Iyaaa", jawab mereka kompak.

Beberes rumah dengan bala bantuan seperti ini jelas bikin kerjaan jadi ringan. Kegiatan main air ini juga menyenangkan. Boleh dibilang inilah life skill experience untuk mereka. Semoga menjadi pengalaman bermakna. Terbersit sebuah harapan agar kelak mereka mampu menghargai istri mereka di masa depan. 

Leason learn apa yang diperoleh dari kegiatan ini
  1. Bermain sambil belajar tentang kebersihan. Membersihkan kamar mandi tenyata menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk kami. Anak-anak juga jadi tahu jika setiap kali buang air besar atau air kecil akan muncul banyak kuman. Menyiram saja tidak cukup, jadi kamar mandi tetap harus dibersihkan. 
  2. Life Skill Experience. Tanpa disadari, anak-anak belajar life skill. Inilah bagian dari upaya mengenalkan rasa tanggung jawab kepada mereka. Membagi tugas, menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, dan bekerja sama, Insya Allah memberi makna berharga untuk mereka.
  3. Menguatkan bonding ibu dan anak. Semakin sering kami melakukan kegiatan bersama seperti kali ini, Insya Allah semakin kuat pula ikatan batin di antara kami.


#ODOPfor99days #Day29

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...