20 Januari 2016

[Kitchen Lab] Churros


Kitchen Lab? Hari Rabu? Gak salah nih, buk?

Buat pengunjung setia rumah maya ini pasti bingung, hehehe. Yap! Sejak ikutan tantangan menulis di One Day One Post for 99 days, saya memang sengaja meletakkan postingan resep masakan di hari Jum'at. Kenapa? Alasannya sederhana. Postingan saya itu jadi pemicu untuk terus bereksperimen di dapur. That's why, sengaja dibuatkan hari khusus. Kenapa Jumat? Ah, itu mah suka-suka saya saja naruh postingan, hehehe

Soal eksperimen memasak, saya tidak terlalu peduli eksperimen itu berhasil atau tidak. Apalagi soal hasil eksperimennya. Alhamdulillah kalau ternyata dapat acungan jempol dari suami, atau menu yang disajikan bisa tandas dalam sekejap oleh anak-anak. Tapi rasanya memang plong banget kalau sudah begitu. 

Buat saya, eksperimen di kitchen lab itu tantangan. Maklum, saya juga baru saja nyebur ke dapur sejak pindah rumah. Di otak saya itu tertancap kuat satu kalimat ibu saya waktu pindahan, "Perempuan itu mesti bisa masak!". Cukup jelas kan kalimatnya. Mesti bisa masak, bukan mesti bisa masak enak. Hahaha... itu mah argumen saya aja. Tapi saya yakin, semakin sering bereksperimen di dapur, Insya Allah semakin terampil, dan kemungkinan besar semakin lezat masakannya. Amin.


Duh, ngomongnya jadi ngelantur. Oke, balik lagi ke urusan Churros. Kenapa posting di hari Rabu? Sebenarnya ini mah tugas baking dari Mbak Niken TF Alimah. Kebetulan nanti malam, Insya Allah kami ada jadwal Kulwap (Kuliah via Whatsapp) bersama beliau. Pas banget, sebelumnya juga sudah print out 3 resep camilan untuk dicoba di rumah, termasuk Si Churros ini. Gayung bersambut. Resep Mbak Niken ini lebih sederhana dan mudah dipraktekkan. Matur nuwun resepnya, Mbak Niken. 

*****

Churros... sudah tahu kan? Yap, camilan yang lagi nge-hits akhir-akhir ini. Jajanan asal Spanyol ini masuk kategori donat. Churros memiliki ciri khas unik. Bentuknya tidak bulat, namun lonjong dengan permukaan bergerigi. Rasanya pun berbeda. Churros mempunyai rasa gurih, dengan tekstur crunchy di luar dan lembut di dalam.

Di negara asalnya, churros dinikmati sebagai camilan. Pada dasarnya churros dimakan dengan cara mencelupkannya ke dalam secangkir hot chocolate. Namun kebiasaan itu makin berkembang. Churros dapat dicelupkan pada bahan pencelup aneka rasa, baik saus cokelat atau jam, sesuai dengan selera penikmatnya. Meski demikian, churros tetap dapat dihidangkan sebagai teman minum teh atau kopi. 


Baiklah, cukup dengan info singkatnya. Info lebih lanjut, silahkan dibaca disini.

Nah, saya ini termasuk mandiri urusan dapur, alias terbiasa sendirian ketika eksperimen. Tapi tadi malam spesial ditemani Om Yoky (adik kedua saya). Judulnya Si Om mau ikutan bereksperimen juga. Churrosnya tetap saya kerjakan sendiri. Om Yoky asyik meramu susu segar yang dipadu dengan berbagai rasa. Ceesss.. adeemm! Efek panas tungku kompor terbayar dengan es susu segar ala Om Yoky. Semangat terus ya, Om! Satu kitchen lab, dua eksperimen. ;)

Gimana hasil eksperimennya? This is it.. Churros by Kitchen Lab Rumah Agrapana. 


gambar : koleksi pribadi

Berikut resep churros dari Mbak Niken yang dibagikan Mbak Farda melalu grup IIP Surabaya #3

CHURROS
oleh: Niken TF Alimah
    
Bahan A:

  • 250 ml air
  • 118 gr margarin
  • 1/4 sdt garam 
Bahan B:
  • 180 gr terigu protein sedang, ayak 
Bahan C:
  • 4 butir telur 
Topping:
  • Gula halus/ coklat leleh / es krim/ apapun sesuai selera 
Cara membuat:
  1. Rebus bahan A sampai mendidih, matikan kompor.
  2. Masukkan bahan B, aduk cepat dg segera sampi kalis.
  3. Aduk terus adonan sampai uap panas hilang.
  4. Masukkan jari dlm adonan. Jika sdh terasa nyaman, maka adonan sdh aman.
  5. Masukkan telur sebutir, aduk rata. Masukkan lagi sebutir, aduk rata. Ulangi terus sampai telur habis dan terbentuk adonan pasta yang kental.
  6. Masukkan adonan dalam kantong segitiga, siapkan spuit bintang.
  7. Panaskan minyak dlm jumlah banyak dalam wajan datar.
  8. Masukkan adonan yg sdh dibentuk dg spuit ke minyak panas, goreng sampai kuning keemasan. Sajikan. 
Catatan:
  • Bunda bisa berkreasi dengan menambahkan sayuran yang sudah dihaluskan pada bahan B. Takarannya dikombinasikan dengan takaran terigu ya. Jadi misal Bunda menggunakan sayuran halus sebanyak 30 gr, maka terigunya 150gr saja. 
  • Kalau tidak ada spuit bintang, bunda bisa menggunakan plastik segitiga saja. 
  • Selamat mencobaa.. ditunggu foto-fotonya. 

Khusus eksperimen kali ini ternyata harus lembur. Maklum, spuit yang digunakan untuk mencetak adonan terlalu kecil. Imbasnya adonannya berasa nggak abis-abis digoreng, hehehe

Akhirnya eksperimen dijadikan dua jilid. Satu jilid diselesaikan tadi malam. Jilid kedua diselesaikan pagi ini. Alhamdulillah, Si Churros ini akhirnya ikut Alvin ke sekolah sebagai bekalnya. Plus, Si Churros ini juga jadi teman kopi Pak Dirut (baca : suami) pagi ini. 


gambar : koleksi pribadi


Alhamdulillah. Tugas baking... Done! :) 


Sumber :

  1. http://www2.jawapos.com/baca/artikel/5397/Churros-Camilan-yang-Mengenyangkan
  2. Sharing resep : grup IIP Surabaya#3


#ODOPfor99days #Days13

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...